43 Jemaah Haji Sakit di Tanah Suci, 38 Rawat Jalan dan 5 Orang Dirawat di KKHI Madinah

Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat Akhmad Fauzin mengungkapkan terdapat 43 jemaah haji Indonesia yang mengalami sakit di Tanah Suci. Fauzin mengungkapkan tidak semua jemaah haji Indonesia harus menjalani rawat inap. "Terkait Jemaah haji sakit per hari ini sebanyak 43 orang, 38 orang dengan rawat jalan dan 5 orang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah," ujar Fauzin di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (13/6/2022).

Sementara jemaah wafat berjumlah 2 orang, yakni 1 dari embarkasi Jakarta Pondok Gede dan 1 dari Embarkasi Padang. Dirinya kembali mengingatkan kondisi cuaca di Arab Saudi yang sangat panas. Suhu tertinggi pada siang hari mencapai 46 derajat celsius, sementara suhu terendah 38 derajat celsius pada dini hari.

Menurut Fauzin, ini menjadi cuaca dengan status siaga dan harus menjadi perhatian seluruh jemaah. “Batasi aktivitas di luar ruangan. Jika akan keluar, lengkapi dengan alat pelindung diri dan memakai alas kaki," tutur Fauzin. Sebelumnya, Kepala Tim KKHI Madinah dr Enny Nuryanti mengungkapkan ada total 55 kunjungan ke KKHI sejak kedatangan jemaah di Madinah.

Meski begitu, seluruhnya mengalami penyakit ringan dan kondisinya tidak parah. "Penyakit terbanyak adalah Cellulitis, Dehidrasi, Diabetes Mellitus, Hipertensi dan luka bakar atau kaki melepuh. Karena cuacanya panas. Dari itu, jemaah diimbau tetap pakai kaus kaki dan sandal jika berada di luar hotel. Banyak minum air putih," kata Enny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *